Sing Sing So
Berasal dari Sumatra Utara
Apa Makna Lagu Sing Sing So
Sing Sing So merupakan lagu daerah Suku Batak yang sering dibawakan oleh paduan suara di Indonesia. Bahkan lagu ini juga sering dibawakan ketika mengikuti kompetisi internasional dan tak jarang pula berkat lagu ini tim paduan suara Indonesia menang.
Lagu ini mengisahkan seorang pemuda Batak yang sedang galau di atas perahunya di Danau Toba. Dalam lagu ini pemuda tersebut memendam kerinduan yang besar terhadap kekasih hatinya yang ia harap menjadi jodohnya. Rasa rindu yang ada nampaknya tidak mampu lagi ia bendung sehingga mendendangkan harapan agar angin membawa perahunya pergi menuju tempat dimana pujaan hatinya berada. Dalam lirik dan irama lagunya siapapun yang mendengar akan dapat merasakan kegundahan hati sang pemuda yang hanya berdiam di atas perahu mengharapkan angin membawanya menuju wanita yang ia cintai. Lagu yang manis sekaligus pilu. Berikut adalah lirik sekaligu arti lagu Sing ing So dalam Bahaa Indonesia.
Ue…
Ya…
Lugahon au da parau
Lajulah perahu, bawalah aku
Ullushon au da alogo
Tiupkanlah aku angin jauh
Tu huta ni da tulang i
Biarpun ke tempat
Ue…
Ya…
Lugahon au da parau
Lajulah perahu, bawalah aku
Ullushon au da alogo
Tiupkanlah aku angin
Manang tu dia pe taho
Ke kampung pamanku
Sotung manimbil roham da hasian
Janganlah berpaling perhatianmu, sayang
Paima so ro sirongkap ni tondim
Menunggu datangnya jodohmu
Tiur ma tongtong langkani baoadi
Terang dan selamat langkah anak lelaki
Tarsongon…
Seperti…
Parbissar ni mata niari da
Timbulnya cahaya matahari
Itulah arti lirik lagu Sing Sing So, bagi Anda yang bukan berasal dari Suku Batak dan tidak mengerti bahasa Batak tentu akan terkejut karena arti lagu ini memiliki makna yang sangat galau. Namun demikian lagu ini tetapa jadi favorit untuk dibawakan oleh tim paduan suara Indonesia untuk memperkenalkan kebudayaan ke kancah internasional. Bahkan dengan membawakan lagu ini Indonesia memenangkan kontes paduan suara di Cina, lho. Prestasi yang sangat membanggakan dengan membawa kesenian daerah yang merupakan representasi dari budaya Batak.
Mungkin perasaan pemuda ini seperti yang dirasakan pemuda jaman sekarang yang merasa sangat ingin menemukan tambatan hatinya segera. Jelas sekali dalam lagu Sing Sing So ini pemuda tersebut mengulang-ulang keinginannya agar angin bertiup membawa perahunya berlayar menemui jodohnya yang ada di tempat lain. Agar rasa rindunya bisa segera terobati dan kegundahannya bisa hilang. Cinta memang sering kali membuat orang sulit untuk mengendalikan perasaan dan dirinya sendiri. Yang ada di pikiran hanyalah sang kekasih dan bagaimana agar bisa segera berjumpa.
Rupanya pemuda jaman dahulu dan sekarang memiliki keresahan yang sama perihal cinta. Rasa rindu yang menggebu dan keinginan untuk bisa hidup berama pujaan hati membuat seseorang bermuram durja hingga mendendangkan lagu-lagu cinta yang sedih dan penuh harapan. Harapan indah untuk segera bisa bertemu belahan jiwanya dan mengarungi bahtera hidup bersama hingga akhir hayat.
Lagu ciptaan S. Dis ini termasuk lagu daerah romantis dari seorang pemuda, tak heran jika banyak orang Batak yang menyukai lagu ini dan mendendangkannya untuk orang tercinta, terutama ketika sedang rindu. Lagu ini termasuk lagu yang membuat pendengarnya berdendang ambil sedikit bergoyang karena iramanya yang memang syahdu. Lagu Sing Sing So masih sering diputar atau dinyanyikan pada acara-acara pernikahan atau acara lain di Batak.
Kalau di masa sekarang perasaan hanya digalaukan seperti pemuda Batak itu tentu tidak akan membuahkan hasil. Menunggu angin bertiup membawa perahunya berlayar sambil berharap segera bertemu kekasih hati bukan pilihan yang tepat. Jika Anda ada di posisi pemuda itu cobalah untuk berusaha lebih mendekati dan menunjukkan perasaan Anda.
Nah, sekarang Anda telah tahu makna dari lagu Sing Sing So yang terkenal itu. Apakah Anda berminat menyanyikannya untuk orang terkasih? Atau mengirimkan kode kepada pujaan hati? Tidak ada salahnya kan, siapa tahu dengan demikian pujaan hati bisa memahami perasaan yang Anda miliki untuknya.
Chord Lagu SING SING SO:




0 comments:
Posting Komentar