Kunjungi JUGA:

Tanah air kita adalah Indonesia. Mencintai Indonesia adalah bagian dari iman. Oleh karena itu, siapa saja yang mengkhianati Tanah Air Indonesia berarti telah kehilangan imannya.
Kunjungi JUGA:

Kunjungi juga:


Tanah air indonesia
(E.L Pohan)
lirik
Gunung yang biru
Dan sawah yang hijau
Sungai yang kaya , hutan lebat
Alam yang murni
Tak ada melampau
Negeri dimana ku bertempat
Tak ku jemu
Memuji negriku
Aku tetap mengabdi padanya
Tanah yang jaya
Tempat lahirku
Indonesia yang mulia
Ku Pinta Lagi
(Cornel Simanjuntak)
Hai, pagi yang baru menjelang
Pulangkan imanku yang sudah hilang
Berikan daku cinta dan hasrat
Sehingga aku boleh mendarat
Kulihat terang, meski tak benderang
Sehingga gelap lambat laun kan lenyap
Kulihat terang, meski tak benderang
Sehingga gelap lambat laun kan lenyap
Datanglah cahaya di hati
Bawalah Imanku kembali
Datang datang pagi pagi
Datang datang pagi pagi
Datanglah cahaya di hati
Bawalah Imanku kembali
Teguh Kukuh Berlapis Baja
(Cornel Simanjuntak/Usmar Ismail)
lirik:
1
Teguh kukuh berlapis baja,
Rantai semangat mengikat jiwa
Tegak benteng Indonesia,
Tengah badai bersatu padu
Berpadu negara,
Sumpah nan setia
Semati kita runtuh,
Sehidup jaya
2
Biar topan menghantam baja,
Mara hebat menembus rantai
Namun tegak menentang masa,
Benteng kita menantang badai
Berpadu negara,
Sumpah nan setia
Semati kita runtuh,
Sehidup jaya
Terima Kasih Kepada Pahlawanku
(Husein Mutahar)
lirik:
Kepadamu pahlawanku,
Kepadamu pahlawanku
Kami terima kasih,
Kami terima kasih,
Kami terima kasih
Terima kasih,
Kepadamu pahlawanku semua
Pahlawan Merdeka
(Wage Rudolf Soepratman)
Pahlawan merdeka yang gugur sebagai bunga,
Jatuh mewangi di atas pangkuan ibunda
Walaupun kamu telah gugur menjual nyawa,
Namamu tercatat jatuh sebagai satria
Kesuma yang indah. Oh, bunga Negara,
Aji jaya sakti nan sejati
Pahlawan merdeka yang pecah sebagai ratna,
Terpencar tersebar di bumi Indonesia
Hymne Kemerdekaan (LAGU WAJIB NASIONAL)
Karangan / Ciptaan :
- Lirik : Ibu Sud
- Syair : S. Wiratmo S.
Terpujilah kau dewi kemerdekaan
Yang disujudi putra negara
Dikhikmatkan kau dengan nyanyian pujaan
Abadi mulia mulia raya
Terpujilah kau dewi sanjungan bangsa
Yang kami junjung yang kami sanjung
Dimuliakan kau seluruh Indonesia
Di pantai di lembah di lembah dan gunung
Dari Sabang Sampai Merauke (Lagu Wajib Nasional)
(R. Suhardjo)
Dari sabang sampai merauke
berjajar pulau-pulau
Sambung memnyambung menjadi satu
Itulah Indonesia
Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku
Tanah airku Indonesia
Bagimu Negeri (Lagu Wajib Nasional)
Ciptaan:Kusbini
Padamu negeri kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami
Gugur Bunga (Lagu Wajib Nasional)
ismail marzuki
Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Reff:
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman bakti[1]
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti[2]
Hari Merdeka (Lagu Wajib Nasional)
ciptaan:H.Mutahar
Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih dikandung badan
Kita tetap setia tetap sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap sedia
Membela negara kita
Tanah Airku (Lagu Wajib Nasional)
ciptaan Ibu Sud
Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan
Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Himne Guru (Lagu Wajib Nasional)
ciptaan:Sartono
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
S'bagai prasasti t'rima kasihku 'tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Pembangun insan cendekia
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
S'bagai prasasti t'rima kasihku 'tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Pembangun insan cendekia.
Berkibarlah Bendera Negriku (Lagu Wajib Nasional)
ciptaan:Gombloh
Lirik:
Berkibarlah bendera negeriku
Berkibarlah engkau di dadaku
Tunjukkanlah kepada dunia
Semangatmu yang panas mambara
Daku ingin jiwa raga ini
Selaraskan keanggunan
Daku ingin jemariku ini
Menuliskan karismamu
Berkibarlah bendera negeriku
Berkibar di luas nuansamu
Tunjukkanlah kepada dunia
Ramah tamah budi bahasamu
Daku ingin kepal tangan ini
Menunaikan kewajiban
Putra bangsa yang mengemban cita
Hidup dalam kesatuan
Berkibarlah selalu
Bendera negeriku
Menghias langit biru
Daftar lagu lagu daerah: 1. Ampar-ampar Pisang 2. Anak Kambing Saya 3. Angin Mamiri 4. Anju Ahu 5. Apuse 6. Ayam Den Lapeh 7. Barek S...