Tanah air kita adalah Indonesia. Mencintai Indonesia adalah bagian dari iman. Oleh karena itu, siapa saja yang mengkhianati Tanah Air Indonesia berarti telah kehilangan imannya.

Tampilkan postingan dengan label cord. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cord. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 November 2021

Manuk Dadali berasal dari Jawa Barat

Manuk Dadali 
Berasal dari Jawa Barat

Jika membicarakan tentang betapa kayanya budaya Indonesia tentu tidak akan ada habisnya. Mulai dari bahasa, adat istiadat, tarian, bahkan lagu. Lagu daerah di setiap sudut Nusantara memiliki bahasa yang khas dan unik. Salah satunya adalah lagu berjudul Manuk Dadali. Didendangkan dengan bahasa dan irama khas Sunda, lagu ini juga memiliki makna kecintaan terhadap Tanah Air kita. Dibawah ini Munus menguraikan lirik lagu Manuk Dadali beserta maknanya.

Lagu Manuk Dadali
Siapa yang tak pernah mendengar lagu ini? Kita semua pasti pernah mendengarnya sekali, setidaknya saat berada di sekolah dasar. Lagu ini berasal dari Jawa Barat dan berbahasa Sunda. Lagu ini merupakan salah satu lagu daerah Jawa Barat yang telah terkenal seantero Nusantara. 

Lagu berbahasa Sunda ini diciptakan oleh Sambas Mangundikarta dan populer pada tahun 1960-an. Pada masa itu, lagu ini berhasil memuncaki tangga musik di RRI Bandung dimana pada saat itu RRI merupakan radio yang paling populer di awal kemerdekaan Indonesia.

Judul lagu ini memiliki arti “Burung Garuda” yang berarti lagu ini menceritakan tentang seekor burung yang gagah dan perkasa sebagai simbol dari Negara Indonesia. Lirik lagunya menggambarkan kebesaran serta kebanggaan Bangsa Indonesia terhadap Negaranya.

Lirik Lagu Manuk Dadali:
Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang

Mébérkeun jangjangna bangun taya karingrang

Kukuna ranggoas reujeung pamatukna ngeluk

Ngepak mega bari hiberna tarik nyuruwuk

Saha anu bisa nyusul kana tandangna

Gandang jeung perténtang taya bandingannana

Dipikagimir dipikasérab ku sasama

Taya karempan kasieun lébér wawanénna

Manuk dadali manuk panggagahna

Perlambang sakti Indonesia Jaya

Manuk dadali pangkakoncarana

Resep ngahiji rukun sakabéhna

Hirup sauyunan tara pahiri-hiri

Silih pikanyaah teu inggis béla pati

Manuk dadali ngandung siloka sinatria

Keur sakumna Bangsa di Nagara Indonesia

Terjemahan Bahasa Indonesia
Terbang melesat tinggi, jauh di awang-awang

Merentangkan sayapnya, tampil tanpa keraguan

Kakinya panjang dan paruhnya melengkung

Menyongsong awan sambil terbang dengan cepat

Siapa yang bisa menyaingi keberaniannya

Gagah perkasa tanpa tandingan

Disegani dan disayangi oleh sesama

Tanpa ragu tanpa takut, besar nyalinya

Burung garuda, burung paling gagah

Lambang sakti Indonesia jaya

Burung garuda, yang paling tersohor

Senang bersatu, rukun semuanya

Hidup berhimpun tanpa saling iri

Saling menyayangi, tak sungkan mengorbankan nyawa

Burung garuda adalah lambang kesatriaan

Untuk seluruh bangsa di Negara Indonesia
Makna Lagu Manuk Dadali
Setelah kita meresapi setiap baris dalam setiap bait lirik lagu ini, akan semakin terasa betapa lagu ini memiliki makna kecintaan yang sangat kuat pada bangsa dan negara. Tidak hanya itu, kegagahan burung garuda yang digambarkan dalam lagu tersebut menunjukkan betapa besar, berani, dan kuatnya bangsa Indonesia.

Pada bait pertama lagu tersebut terdapat lirik yang berbunyi, “Meberkeun janjangna wangun taya karingrang” yang jika diterjemahkan memiliki arti “merentangkan sayapnya tampil tanpa keraguan.” Baris tersebut memiliki makna bahwa Burung Garuda memiliki karakter yang berani.

Pada bait keduanya terdapat lirik yang berbunyi “Dipikagimir dipikaserab ku sasama” yang jika diterjemahkan memiliki arti “Disegani dan disayangi oleh sesama.” Baris tersebut memilik makna bahwa Burung Garuda memiliki karakter yang tegas dan dihormati serta disayangi.

Di bait ketiganya terdapat lirik yang berbunyi “Resep ngahiji rukun sakabehna” yang jika diterjemahkan memiliki arti “Senang bersatu, rukun semuanya.” Baris tersebut memiliki makna bahwa Indonesia adalah bangsa yang bersatu dan hidup damai berdampingan.

Sedangkan pada bait keempat lirik menggambarkan tentang karakter Bangsa Indonesia yang hidup berdampingan dengan saling menghargai, saling menyayangi, tolong menolong dan tanpa rasa isi.

Pada makna lagu tersebut, Burung Garuda merupakan perlambangan dari Bangsa Indonesia itu sendiri. Karena itu, kita sebagai bangsa yang baik hendaknya mewujudkan karakter-karakter tersebut dan kita tanamkan dalam diri masing-masing.

Perkembangan Lagu Manuk Dadali
Manuk Dadali bukan hanya sekedar lagu berupa audio yang hanya dapat kita dengarkan. Namun, saat ini lagu tersebut telah dikombinasikan dengan tarian. Tari Manuk Dadali adalah tarian yang merupakan kreasi dari lagu asal Jawa Barat ini. Tarian ini biasanya diiringi menggunakan lagu Manuk Dadali dan alat musik dari Jawa Barat.

Bukan hanya dikreasikan menjadi sebuah tari, ternyata lagu ini juga cukup menarik perhatian mata Internasional. Baru-baru ini lagu Manuk Dadali dinyanyikan oleh salah satu warga negara Afrika bernama Juma David. Video peristiwa tersebut diunggah oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dar es Salaam, Tanzania. Dalam video tersebut nampak David menyanyikan lagu tersebut dengan cekatan dan fasih.

Kesimpulan
Lagu Manuk Dadali merupakan lagu daerah Nusantara yang melambangkan karakter serta sikap bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berani, dihormati, hidup rukun saling menyayangi dan bersama-sama membangun bangsa yang bersatu tanpa rasa iri. Lagu ini tak akan lekang oleh zaman sampai kapanpun, tugas kita sebagai generasi masa kini harus mampu menjaganya agar tetap lestari serta berusaha mewujudkan karakter bangsa yang digambarkan pada lagu tersebut.

Share:

Translate