Tanah air kita adalah Indonesia. Mencintai Indonesia adalah bagian dari iman. Oleh karena itu, siapa saja yang mengkhianati Tanah Air Indonesia berarti telah kehilangan imannya.

Jumat, 17 Desember 2021

Pisau Surit – berasal dari Nangroe Aceh Darussalam

Pisau Surit – berasal dari Nangroe Aceh Darussalam


Piso Surit adalah salah satu lagu, syair, serta tarian budaya Suku Karo yang menggambarkan seorang pria yang sedang menantikan kedatangan kekasihnya. Penantian tersebut sangat lama dan menyedihkan dan digambarkan seperti burung pincala (burung yang berekor panjang dan pandai bernyanyi) yang sedang memanggil-manggil.


Berikut ini adalah lirik lagu Piso Surit yang merupakan salah satu lagu daerah Sumatera Utara. Lirik lagu daerah ini kami lengkapi terjemahan lagu dalam bahasa Indonesia yang dapat memudahkan kalian dalam memahami arti dari lagu Piso Surit. Bagi kalian yang sedang belajar menyanyikan lagu Piso Surit ini kami juga melengkapinya dengan not angka dan not balok serta chord gitar yang dapat kalian mainkan dengan alat musik seruling, piano, pianika, gitar dan alat musik lainnya.


Piso Surit

Piso Surit, Piso Surit
(Burung Piso Surit)
Terdilo-dilo, terpingko-pingko
(Memanggil-manggil, bercuit-cuit)
Lalap la jumpa ras atena ngena
(Namun tak kunjung berjumpa dengan kekasih hatinya)

Ija kel kena, tengahna gundari?
(Dimana kah dikau, saat ini?)
Siangna me enda turang atena wari
(Dan hari pun kini menjelang senja)
Entabeh naringe mata kena tertunduh
(Lelap sekali sepertinya tidurmu)
Kami nimaisa turang tangis teriluh
(Sementara aku di sini menangis menunggu)

Engo engo me dagena
(Sudahlah, pulanglah saja kau adik)
Mulih me gelah kena
(Tidak usah mengharapkanku)
Bage me nindu rupa ari o turang
(Demikianlah yang selalu engkau ucapkan)

Tengah kesain, keri lengetna
(Di tengah beranda desa, sunyi senyap)
Rembang mekapal turang seh kel bergehna
(Embun yang tebal menambah dinginnya)
Tekuak manuk ibabo geligar
(Ayam berkokok diatas atap)
Enggo me selpat turang kite-kite kulepar
(Terputuslah sudah titian penghubung)

Piso Surit Piso Surit
(Burung Piso Surit)
Terdilo-dilo terpingko-pingko
(Memanggil-manggil, bercuit-cuit)
Lalap la jumpa ras atena ngena
(Namun tak kunjung berjumpa dengan kekasih hatinya)

Engo engo me dagena
(Sudahlah, pulanglah saja kau adik)
Mulih me gelah kena
(Tidak usah mengharapkanku)
Bage me nindu rupa agi kakana
(Ku harapkan demikian kau berkata)

Makna lagu Piso Surit adalah tentang kisah asmara pemuda dan pemudi Karo pada zaman perjuangan  melawan penjajah dahulu. Lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang memanggil (menanti) dan meratapi kekasih hatinya. Ia mencurahkan isi hatinya  dengan berbicara kepada alam, burung-burung yang hinggap di pepohonan tentang kekasih hati yang telah lama pergi dan tak kunjung pulang.



Share:

Kamis, 16 Desember 2021

Tokecang

Tokecang
Berasal dari Jawa Barat

Lagu Tokecang merupakan lagu sunda yang berasal dari daerah Jawa Barat. 

Tokecang sendiri merupakan kepanjangan dari tokek makan kacang. Lagu ink populer di kalangan anak-anak terutama di kalangan masyarakat Sunda, bukan hanya itu orang dewasapun menyukai lagu ini.

Lagunya yang riang memang sangat akrab ditelinga anak-anak. Lagu ini sering dinyanyikan ketika anak-anak hendak mengawali permainan.
Namun, sangat disayangkan lagu ini sampai saat ini masih belum diketahui siapa pencipta aslinya.

Lirik Lagu Tokecang:

Tokecang tokecang bala gendir tosblong
Angeun kacang sapependil kosong
Aya listrik di masigit meuni caang katingalna
Aya istri jangkung alit karangan dina pipina
Tokecang tokecang bala gendir tosblong
Angeun kacang angeun kacang sapependil kosong

Makna
Tokecang adalah kepanjangan dari Tokek makan kacang. Lagu ini menceritakan orang yang terlalu banyak makan atau rakus.

Nilai yang terkandung dalam lagu Tokecang adalah kita tidak boleh bersikap rakus serta tamak. 
CHORD LAGU TOKECANG:



Share:

Pinang Muda berasal dari Jambi

Pinang Muda – berasal dari Jambi

Pinang Muda adalah sebuah lagu daerah yang berasal dari Provinsi Jambi. Lagu ini memiliki dua makna. Pertama, lagu ini menceritakan tentang sepasang saudara kembar yang bermuka sama persis seperti peribahasa "Bagai pinang dibelah dua". Kedua, lagu ini mengajarkan kita untuk hidup baik dari muda hingga tua.

Berikut adalah Lirik Lagu Pinang Muda Daerah Jambi


Lirik Lagu Pinang Muda:

Pinang muda pinang muda dibelah dua

Pinang muda pinang muda dibelah dua

Manik-manik sekepal digenggam berkilau bersinar merembah

Sekepal

Manik-manik sekepal digenggam berkilau bersinar merembah

Dari muda ke tua petuah jangan diubah

Dari muda ke tua petuah jangan diubah


Makna Arti Lirik Lagu Pinang Muda Daerah Jambi

Lagu Pinang Muda menceritakan tentang orang yang kembar dan bermuka sama bagai pinang dibelah dua serta pesan nasihat agar selalu berbuat kebajikan ketika muda sampai tua.

Demikian Makna Arti Lirik Lagu Pinang Muda Daerah Jambi , semoga bermanfaat 



Share:

Pileuleuyan berasal dari Jawa Barat

Pileuleuyan – berasal dari Jawa Barat



Berikut Lirik 'Pileuleuyan:

Hayu batur hayu batur

Urang kumpul sarerea

Hayu batur hayu batur

Urang sosonoan heula

Pileuleuyan pileuleuyan

Sapu nyere pegat simpay

Pileuleuyan pileuleuyan

Paturay patepang deui

Amit mundur amit mundur

Amit ka jalma nu rea

Amit mundur amit mundur

Da kuring arek ngumbara


Pileuleuyan adalah sebuah lagu yang berasal dari salah satu daerah di Indonesia tepatnya di Jawa Barat.

Lagu ini memiliki arti sebuah perpisahan dan biasanya dinyanyikan untuk anak-anak.

Lirik lagu ini mengunakan bahasa sunda, salah satu bahaya yang cukup populer dikawasan Jawa Barat.

Lirik lagu Pileuleuyan sendiri merupakan ciptaan dari Mus K Wirya yang dilisensikan KCI.


Share:

Rabu, 15 Desember 2021

Peia Tawa-tawa berasal dari Sulawesi Tenggara

Peia Tawa-tawa – berasal dari Sulawesi Tenggara


Lirik lagu PEIA TAWA-TAWA:
 
Peia tawa tawa
Peia tawa tawa
Noamba tepumbu... noamba tepumbu
 
Tepumbu luale
Tepumbu anandonia
Ronga tono motuo
 
Rombe kai kai
Rombe kai kai
Noamba tepali... noamba tepali
 
Molulo... molulo
Molulo
 
Luwuakono
Molulo sambe menggaa
Molulo... molulo
Moulo luwuakono
Molulo sambe menggaa

Terjemahan Bahasa Indonesia
 
'BUNYI DAUN-DAUN'
 
Bunyi daun-daun
Bunyi daun-daun
Lalu terkumpul... lalu terkumpul
 
Terkumpul wanita
Terkumpul anak muda
Dengan orang tua
 
Mereka merangkul
Mereka merangkul
Mereka berputar, mereka berputar
 
Menari... menari
Menari
 
Semuanya,
Menari sampai pagi
Menari... menari
Semua menari
Menari sampai pagi

 
Itulah lirik dan terjemahan untuk salah satu lagu daerah asal Sulawesi Tenggara, Peia Tawa-Tawa.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan seni. Salah satu bentuk karya seni dan budaya adalah berupa lagu daerah.
 
Peia Tawa-Tawa merupakan salah satu lagu daerah asal Sulawesi Tenggara. Lagu ini menggunakan bahasa dari Suku Tolaki, salah satu suku yang mendiami Sulawesi Tenggara.
 
Lagu ini merupakan lagu berirama gembira yang mengandung ajakan untuk menarikan Tari Malulo atau Tari Lulo.

Tari Malulo sendiri adalah salah satu jenis tarian tradisional dari Suku Tolaki. Umumnya, tarian ini dibawakan dalam acara-acara adat seperti pernikahan, pesta panen, atau upacara pelantikan raja. 
 
Tarian persahabatan ini bisa dilakukan oleh pria, wanita, remaja, maupun anak-anak. Para penari Malulo akan membentuk lingkaran dan bergandengan tangan sambil menari mengikuti irama gong.

Share:

Paris Barantai berasal dari Kalimantan Selatan

Paris Barantai
berasal dari Kalimantan Selatan
diciptakan oleh H. Anang Ardiansyah



Berikut lirik lagu daerah Paris Barantai:

Wayah pang sudah hari baganti musim
Wayah pang sudah
Kotabaru gunungnya Bamega
Bamega umbak manampur di sala karang
Umbak manampur di sala karang

Batamu lawanlah adinda
Adinda iman di dada rasa malayang
Iman di dada rasa malayang

Pisang silat tanamlah babaris
Babaris tabang pang bamban kuhalangakan
Tabang pang bamban kuhalangakan

Bahalat gununglah babaris
Babaris hatiku dandam kusalangakan
Hatiku dandam kusalangakan

Burung binti batiti di batang
Di batang si batang buluh kuning manggading
Si batang buluh kuning manggading

Kacilangan lampulah di kapal
Di kapal anak Walanda main komidi
Anak Walanda main komidi

Malam tadi bamimpilah datang
Rasa datang rasa bapaluk lawan si ading
Rasa bapaluk lawan si ading

Kasiangan guringlah sabantal
Sabantal tangan ka dada hidung ka pipi
Tangan ka dada hidung ka pipi.

  • Daftar lagu lagu Nasional

  • Daftar lagu lagu Daerah


  • Share:

    Selasa, 14 Desember 2021

    Tebe O Nana

    Tebe O Nana
    Berasal dari Nusa Tenggara Barat

    Tebe O Nana
    Berikutnya berjudul Tebe O Nana. Tidak banyak info yang didapat mengenai makna lagu ini. Namun berdasarkan salah satu website yang saya temukan, lagu ini bercerita tentang pentingnya kesehatan dan perihal obat-obatan/pengobatan. Berikut,.

    Lirik Lagu Tebe O Nana :

    Tebe o nana o tebe onana,
    E hau tebe o nana,
    E hau tebe o nana,
    Tebe o nana nanensa,
    E hau na nanensa…

    E do re re do,
    O e do re re do,
    E hau tebe o nana,
    E hau tebe o nana,
    Tebe o nana nanensa,
    E hau na nanensa…

  • Daftar lagu lagu Nasional

  • Daftar lagu lagu Daerah

  • CHORD LAGU TEBE O NANA:



    Share:

    Tanase

    Tanase
    Berasal dari Maluku

    Lagu Daerah Maluku Beserta Lirik Dan Maknanya Lengkap – Maluku, adalah salah satu wilayah Indonesia Timur. Bicara tentang maluku, pasti tidak lepas dari kota Ambon. Ambon juga dikenal dengan sebutan Ambon Manise, yang berarti Ambon kota yang Cantik.

    Kecantikannya tidak hanya dilihat dari banyaknya tempat pariwisata yang memanjakan mata, kecantikan budayanya juga menjadi salah satu ciri khas tersendiri. Dimana UNESCO menobatkan Ambon sebagai kota Musik pada Oktober 2019 silam.

    Itu semua diperolah karena rata rata penduduk maluku suka bernyanyi dan berdansa, yang artinya banyak lagu dan tarian daerah disana. Nah, bicara tentang lagu daerah, pada artikel kali ini saya membahas tentang lagu tradisional maluku, yuk simak!.


    Lirik Lagu Tanase:

    E tanase tanase, tanase tikang matae
    Jang pawela panggayoh, panggayoh hasa-hasa
    E tanase tanase, tanase tikang matae
    Tu liat ikang skawang barenti pukul tifa

    Juru mudi toma putar haluan
    E tanase tanase ribu di bulan bulan

    E masnait bekerja, bekerja sama-sama e
    Jang pawela panggayoh, panggayoh hasa-hasa

    Juru mudi toma putar haluan
    E tanase tanase ribu di bulan bulan

    E tanase tanase e tanase tanase
    E tanase tanase e tanase tanase
    E tanase bay bay


    CHORD LAGU TANASE:

    Share:

    Tanduk Majeng

    Tanduk Majeng
    Berasal dari Jawa Tìmur

    Lagu Tanduk Majeng adalah lagu yang berasal dari daerah Madura, Jawa Timur yang tentunya dalam setiap liriknya juga menggunakan bahasa daerah  khas mereka.

    Lagu ini menceritakan kehidupan para nelayan yang ada di madura.  Menjadi seorang nelayan tentunya butuh pengorbanan dalam menekuni profesinya sebagai nelayan, bahkan mungkin sampai nyawa taruhannya.

    Sebuah pelayaran ke tengah lautan dalam mencari ikan tentunya tidak terlepas dari kondisi alam yang kadang tidak bersahabat seperti ombak dan badai yang menerjang, sehingga nyawa taruhannya.

    Sebuah rasa sukacita dan gembira serta harapan dari keluarga tentunya selalu menginginkan para suami dapat kembali dengan selamat dan tangkapan ikan yang memuaskan pula.

    Harapan dan kegembiraan itu akan terasa bila sebuah tanda-tanda tertentu dapat dilihat oleh keluarganya, yaitu sebuah Layar putih yang ada pada perahu layar nampak dari kejahuan mendekati pantai. Nampaknya tanda itu berarti, keluarga yang berlayar pulang sudah bisa pulang dengan selamat. Juga sebuah pengharapan hasil tangkapan yang memadai dengan lamanya kepergian mereka.



    lirik lagu tanduk majeng:

    Ngapote Wak Lajereh etangaleh
    layar putihnya mulai kelihatan

    Reng Majeng Tantona lah pade mole
    Orang nelayan (pencari ikan) tentulah sudah pada pulang

    Mon e tengguh Deri abid pajelennah,
    Kalau (dilihat) dari lamanya perjalanan

    Mase benyak’ah onggu le ollenah
    Tentu hasil ikannya sangat banyak...

    Duuh mon ajelling Odiknah oreng majengan,
    Duuh kalau dilihat hidupnya orang pencari ikan

    Abental ombek Asapok angin salanjenggah
    Berbantal ombak berselimut angin selamanya (sepanjang malam)

    Ole...olang, Paraonah alajereh,
    Ole...olang, perahunya mau berlayar

    Ole...olang, Alajereh ka Madureh
    Ole...olang, berlayar ke madura

    Partitur Not Angka Lagu Tanduk Majeng
    Lagu Tanduk majeng sangat baik dinyayikan dalam tempo Allegro yang artinya dinyayikan dengan tempo cepat, hidup, penuh keriangan yang memiliki hitungan kecepatan sekitar  128 - 138 langkah tiap menit.

    Lagu ini memiliki wilayah nada yang pas untuk dinyayikan pada nada dasar DO= C, juga lagu ini dinyayikan dengan iringan birama 4/4.


    Chord Lagu TANDUK MAJENG:

    Share:

    Panon Hideung berasal dari Jawa Barat

    Panon Hideung – berasal dari Jawa Barat


    judul "Lirik dan Chord Panon Hideung, Lagu Pop Sunda Ciptaan Ismail Marzuki",

    Simak lirik dan chord lagu "Panon Hideung" ciptaan Ismail Marzuki berikut ini. 
    Am 
    Panon hideung 
    Am 
    Pipi koneng 
    E7 
    Irung mancung 
    Am 
    Putri bandung 
    Dm 
    Putri saha 
    Am 
    Dimana bumina 
    E7 
    Abdi resep 
    Am 
    Ka anjeunna

    Meskipun asli orang Betawi, Ismail Marzuki menciptakan lagu berbahasa Sunda bertajuk "Panon Hideung" yang artinya 'mata hitam'. Lagu ini sebenarnya merupakan gubahan dari lagu Rusia, “Oche Chornye" atau 'dark eyes'. Kabarnya, lagu ini diciptakan sekitar tahun 1936-1937 dan bercerita tentang istrinya, Eulis Zuraida.

  • Daftar lagu lagu Nasional

  • Daftar lagu lagu Daerah


  • Share:

    Translate